'Normal'
Melakukan sesuatu yang biasa maka aku akan dikatakan normal. Maksud dari biasa ini adalah seperti yang kebanyakan dikerjakan oleh orang-orang karena kalau berbeda maka akan dikatai tidak normal. Tapi, bagaimana nanti jika apa yang disebut pekerjaan normal itu terlalu sering dilakukan hingga tak terasa lagi, tanpa beban misalnya, apa itu bisa disebut sebagai normal? Jika hanya ia saja yang melakukan sementara yang sisanya tidak. Semisal, ada suatu kelompok yang menempati suatu daerah, katakan 10 orang. Mereka mendiami suatu tempat dan setiap hari mereka diharuskan untuk mengerjakan tugas rumah. Akankah hanya 5 orang saja yang melakukannya? 3 orang saja? sementara yang lain hanya melakukan ‘tugas mandirinya’? seperti, makan, tidur, bermain? Bukankah itu tidak adil? Kalau ditegur nanti malah yang mengingatkan di bilang cerewet. Menyebalkan. Banyak omong. Pemarah. Lalu, apa solusinya? Membiarkannya saja? Ikutan tidak mau melakukan apapun? Itu berarti aku sama saja. Kembali ...